Dalam dunia per-komputer-an di dewasa ini khususnya di Negeri Zamrud Khatulistiwa, pembajakan software menjadi hal yang lagi gencar2nya di kumandangkan. Razia di mana-mana dan ketakutan sebagain besar insan (Indonesia setidaknya) yang punya rencana jalan2 ke luar kota apalagi luar negeri akan pemeriksaan perangkat komputer jinjing mereka.
Dan aku dengan kejujuran tanpa kebanggaan (hehehehe....) adalah penikmat pembajakan software. Jika ditanya mengapa begitu menikmati barang bajakan, jawabannya pertama karena software (yang dibajak itu) memiliki fitur yang lengkap dan kedua karena kagak ada duit buat beli. Seperti kata pepatah (ntah dari mana) Piracy is Save Money...
Namun, perkembangan software yang berlisensi gratis dan software yang bersifat opensource menjadi sebuah sisi yang menarik dan tentunya menjadi alternatif yang menarik buat manusia macam aku ini.
Setelah mencoba melihat2 software free dan opensource yang merajalela di jagat maya dengan segala fitur yang ditawarkan akhirnya muncul niat me-LEGAL-kan komputer awak. Software incaran pertama adalah Open Office. Apapun cerita aplikasi office merupakan hal yang cukup penting bagi aku. Dulu aku masih bertahan dengan Office 2003 dan terakhir Office 2007. Alasannya seperti di atas, penampilan yang menarik dengan fitur yang lengkap. Namun, sekarang aku beralih ke Open Office versi 3.1.1.
Fitur yang ditawarkan OO (Open Office) ini terbilang lengkap dan bagi aku sangat lengkap. Misalnya untuk Text Document telah memiliki fungsi cukup lengkap untuk editing kata, menulis formula matematis, pembuatan tabel, table of content, editing picture dan lain-lain. OO menghadirkan sebuah solusi yang mantap buat pengguna rumahan bahkan profesional. Aplikasi untuk pengolah angka, database, dan presentasi telah tersedia dengan cukup baik.
Selanjutnya program yang kuincar adalah pengganti Visio, dan hati awak tertambat kepada sebuah aplikasi yang bernama DIA. Sebenarnya agak sedikit kecewa berhubung belum nemu aplikasi pengganti visio yang mampu membaca ekstensi .vsd, tapi walaupun begitu “si kawan” telah mampu membaca ekstensi .vsx alias visio xml file format (versi visio yang lebih baru). Antar muka yang ditawarkan sangat menarik. Pilihan jenis diagram juga cukup banyak. Anda bisa melihat gambar screenshot-nya di sini.
Setelah untuk aplikasi office dan diagram aku melirik ke multimedia, dan keliatannya ga ada yang perlu di ubah. Aplikasi pemutar musik telah ada Winamp yang memang selain memberikan versi Pro (berbayar) juga menyediakan gratisnya. Untuk aplikasi pemutar video, meski udah ada windows media player yang mantap dan selalu di update, tetapi aku lebih enak dengan K-Lite. Selain bisa mensupport berbagai format video (all in one), juga aplikasi ini menurut aku tergolong ringan dalam bekerja.
Terakhir adalah masalah keamanan, dan untuk yang satu ini aku merogoh kocek. Awalnya sebenarnya agak berat juga ngeluarin dana untuk beli lisensi asli. Maklum, selain udah biasa terlena dengan bajak membajak, di jagat maya tersedia berjibun AV gratis. Namun, untuk masalah AV harus cukup berhati2 dalam memilih. Berhubung perkembangan virus yang makin merajalela. Kalo ditanya pengalaman AV yang pernah dipakai, wah udah cukup banyak mulai dari buatan lokal ampe buatan orang luar, mulai yang lisensi free ampe yang lisensi bajakan hehehehe....
Terakhir AV yang cukup berkesan di hati (meski lisensi bajakan) adalah ESET. Alasannya karena semenjak pemakain AV ini belum pernah terjadi hal yang aneh2. Cuma satu hal yang menurut aku agak kurang sedep dari AV ini adalah menciptakan waktu yang agak lama pas startup-nya. Setelah mencoba searching liat AV yang top, ternyata aku nemu bahwa AV nomor wahid itu adalah Bit Defender. Kemudian mencoba berselancar ke beberapa situs lain untuk melihat perbandingan AV, akhirnya hati aku makin sedep untuk ngeluarin dana demi sebuah keamanan.
Kenikmatan berada dalam kondisi software yang berlisensi legal ternyata justru lebih enak dari pada sebaliknya. Kemudahan update, keribetan ketika SN-nya terdeteksi invalid dan kekhawatiran razia bisa menjauh dan ilang. Buat yang mencoba melegalkan melalui lisensi open source mungkin bisa mencoba ke berkunjung ke sourceforge atau osalt. Di situ tersedia berbagai macam produk open source dan ulasan dari masing-masing produk. Bagi yang punya cukup dana untuk melegalkan melalui lisensi berbayar bisa langsung ke situsnya masing-masing.
O ya,,, bicara tentang lisensi berbayar, rakan2 bisa mencoba singgah ke forum jual belinya kaskus. Ga jarang disitu ada yang nawarin lisensi dengan harga miring. Hal itu terjadi biasanya karena yang jual membeli lisensi produk untuk lebih dari 1 PC sehingga dapat korting dari vendor softwarenya.
Dan aku dengan kejujuran tanpa kebanggaan (hehehehe....) adalah penikmat pembajakan software. Jika ditanya mengapa begitu menikmati barang bajakan, jawabannya pertama karena software (yang dibajak itu) memiliki fitur yang lengkap dan kedua karena kagak ada duit buat beli. Seperti kata pepatah (ntah dari mana) Piracy is Save Money...
Namun, perkembangan software yang berlisensi gratis dan software yang bersifat opensource menjadi sebuah sisi yang menarik dan tentunya menjadi alternatif yang menarik buat manusia macam aku ini.
Setelah mencoba melihat2 software free dan opensource yang merajalela di jagat maya dengan segala fitur yang ditawarkan akhirnya muncul niat me-LEGAL-kan komputer awak. Software incaran pertama adalah Open Office. Apapun cerita aplikasi office merupakan hal yang cukup penting bagi aku. Dulu aku masih bertahan dengan Office 2003 dan terakhir Office 2007. Alasannya seperti di atas, penampilan yang menarik dengan fitur yang lengkap. Namun, sekarang aku beralih ke Open Office versi 3.1.1.
Fitur yang ditawarkan OO (Open Office) ini terbilang lengkap dan bagi aku sangat lengkap. Misalnya untuk Text Document telah memiliki fungsi cukup lengkap untuk editing kata, menulis formula matematis, pembuatan tabel, table of content, editing picture dan lain-lain. OO menghadirkan sebuah solusi yang mantap buat pengguna rumahan bahkan profesional. Aplikasi untuk pengolah angka, database, dan presentasi telah tersedia dengan cukup baik.
Selanjutnya program yang kuincar adalah pengganti Visio, dan hati awak tertambat kepada sebuah aplikasi yang bernama DIA. Sebenarnya agak sedikit kecewa berhubung belum nemu aplikasi pengganti visio yang mampu membaca ekstensi .vsd, tapi walaupun begitu “si kawan” telah mampu membaca ekstensi .vsx alias visio xml file format (versi visio yang lebih baru). Antar muka yang ditawarkan sangat menarik. Pilihan jenis diagram juga cukup banyak. Anda bisa melihat gambar screenshot-nya di sini.
Setelah untuk aplikasi office dan diagram aku melirik ke multimedia, dan keliatannya ga ada yang perlu di ubah. Aplikasi pemutar musik telah ada Winamp yang memang selain memberikan versi Pro (berbayar) juga menyediakan gratisnya. Untuk aplikasi pemutar video, meski udah ada windows media player yang mantap dan selalu di update, tetapi aku lebih enak dengan K-Lite. Selain bisa mensupport berbagai format video (all in one), juga aplikasi ini menurut aku tergolong ringan dalam bekerja.
Terakhir adalah masalah keamanan, dan untuk yang satu ini aku merogoh kocek. Awalnya sebenarnya agak berat juga ngeluarin dana untuk beli lisensi asli. Maklum, selain udah biasa terlena dengan bajak membajak, di jagat maya tersedia berjibun AV gratis. Namun, untuk masalah AV harus cukup berhati2 dalam memilih. Berhubung perkembangan virus yang makin merajalela. Kalo ditanya pengalaman AV yang pernah dipakai, wah udah cukup banyak mulai dari buatan lokal ampe buatan orang luar, mulai yang lisensi free ampe yang lisensi bajakan hehehehe....
Terakhir AV yang cukup berkesan di hati (meski lisensi bajakan) adalah ESET. Alasannya karena semenjak pemakain AV ini belum pernah terjadi hal yang aneh2. Cuma satu hal yang menurut aku agak kurang sedep dari AV ini adalah menciptakan waktu yang agak lama pas startup-nya. Setelah mencoba searching liat AV yang top, ternyata aku nemu bahwa AV nomor wahid itu adalah Bit Defender. Kemudian mencoba berselancar ke beberapa situs lain untuk melihat perbandingan AV, akhirnya hati aku makin sedep untuk ngeluarin dana demi sebuah keamanan.
Kenikmatan berada dalam kondisi software yang berlisensi legal ternyata justru lebih enak dari pada sebaliknya. Kemudahan update, keribetan ketika SN-nya terdeteksi invalid dan kekhawatiran razia bisa menjauh dan ilang. Buat yang mencoba melegalkan melalui lisensi open source mungkin bisa mencoba ke berkunjung ke sourceforge atau osalt. Di situ tersedia berbagai macam produk open source dan ulasan dari masing-masing produk. Bagi yang punya cukup dana untuk melegalkan melalui lisensi berbayar bisa langsung ke situsnya masing-masing.
O ya,,, bicara tentang lisensi berbayar, rakan2 bisa mencoba singgah ke forum jual belinya kaskus. Ga jarang disitu ada yang nawarin lisensi dengan harga miring. Hal itu terjadi biasanya karena yang jual membeli lisensi produk untuk lebih dari 1 PC sehingga dapat korting dari vendor softwarenya.
Cemnya aku ga usah berpanjang lebar dengan istilah PR ato Page Rank. Sudah menjadi rahasia umum kalo PR merupakan salah satu parameter yang digunakan untuk menetukan performansi sebuah situs di jagat maya. Cukup banyak situs yang menyediakan pengukuran PR-nya sendiri seperti Google, Alexa dll.
Pas lagi nyoba blogroll, aku ketemu sebuah situs yang membuat sebuah posting yang berjudul Cara cepat update PageRank. Dan kelihatannya menarik, jadi aku coba ikut. Caranya cukup simpel, cukup meletakkan link2 berikut ke dalam blog
Pas lagi nyoba blogroll, aku ketemu sebuah situs yang membuat sebuah posting yang berjudul Cara cepat update PageRank. Dan kelihatannya menarik, jadi aku coba ikut. Caranya cukup simpel, cukup meletakkan link2 berikut ke dalam blog
- fansclubartis
- lerry060183
- blog dofollow
- blog lerry
- download pc media terbaru
- Berita artis indonesia
- body health information
- share free tutorial
- SEO Tutorial
- Saleum Syedara
Tapi sebelum meletakkan link ini, pastikan peserta yang berada di no. 1 harus dihapus dulu sehingga setiap peserta naik 1 level. Kemudian link Anda dimasukkan pada no. 10. Jangan meletakkan link Anda di no.1, karena kemungkinan besar akan terhapus oleh peserta yang tertarik untuk ikut.
Jika masing2 peserta bisa menarik 5 orang, maka setiap kenaikan level Anda akan memperoleh kelipatan 5 backlink. Kira-kira penjabarannya macem gini :
Ketika posisi 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jml backlink = 5
Posisi 8, jml backlink = 25
Posisi 7, jml backlink = 125
Posisi 6, jml backlink = 625
Posisi 5, jml backlink = 3,125
Posisi 4, jml backlink = 15,625
Posisi 3, jml backlink = 78,125
Posisi 2, jml backlink = 390,625
Posisi 1, jml backlink = 1,953,125
Gimana tertarik....???
Pas pertama kali ngeliat tulisan PayPal WishList muncul di Facebook (FB), jadi penasaran pingin buka. Berhubung ada embel2 get up to $100. Lumayan juga neh, kalo emang bisa dapat. Setelah ditelusuri awalnya jadi agak ragu juga ini betulan dapat $100 ato cuma iseng2 buat kesenangan seseorang ato malah sebuah scam..?????? Soalnya ga da kerjaan apa2, cuma daftar trus milih dah wishlist yang tersedia, kemudia share ke seluruh rekan2 FB. Simpel betoll......
Cuma setelah membaca beberapa referensi di internet tentang mereka2 yang telah lebih dulu berkenalan dengan ini dibandingkan penulis, kesimpulannya adalah bahwa PayPal WishList bukanlah sebuah scam. Apalagi melibatkan dua nama besar Facebook dan PayPal (PP) sendiri. Pastilah jika ini merupakan scam, maka dua nama ini akan langsung bereaksi dengan cepat.
Di salah satu blog yang aku baca, program ini diadakan PP sebagai langkah dalam untuk memperbesar pengguna PP. Terbukti pas mencoba mendaftar alamat akun PP di PayPal WishList, terdapat nama negara yang diijinkan menggunakan program ini. PP sendiri memanfaat kan FB, melihat pengguna FB yang semakin lama semakin bertambah.
Untuk mendaftar ke program ini cukup mudah, cuma dibutuhkan dua akun. Akun pertama akun FB dan akun kedua adalah akun PP. Jika sudah merasa memiliki dua akun ini langsung aja klik di sini untuk menciptakan wishlist yang baru. Jika belum, silahkan di buat dulu di FB dan PP. Smuanya gratis.
Brapa yang di dapat, pastinya bukan langsung $100. Sewaktu mendaftar kita telah mendapat 1 dolar. Bila ada kawan kita yang mandaftar melalui undangan kita, maka kita memperoleh 1 dolar lagi. Begitu seterusnya. Tapi jangan berharap seperti MLM hehehehehe.... Anda tidak akan memeperoleh komisi dari kawan yang bergabung melalui undangan kawan anda. Jumlah maksimum earning juga dibatasi yaitu $100 dolar untuk 1 akun PP/FB
Jangka waktu earning dari 16 November - 31 Desember 2009 (wah... udah telat juga awak..). Pembayaran akan dilakukan setelah habis masa prosmosi tadi, dan ga lewat dari 28 Februari 2010. Smua detailnya dapat anda liat di terms and conditions.
So, make a wish for make some money with PayPal WishList
Cuma setelah membaca beberapa referensi di internet tentang mereka2 yang telah lebih dulu berkenalan dengan ini dibandingkan penulis, kesimpulannya adalah bahwa PayPal WishList bukanlah sebuah scam. Apalagi melibatkan dua nama besar Facebook dan PayPal (PP) sendiri. Pastilah jika ini merupakan scam, maka dua nama ini akan langsung bereaksi dengan cepat.
Di salah satu blog yang aku baca, program ini diadakan PP sebagai langkah dalam untuk memperbesar pengguna PP. Terbukti pas mencoba mendaftar alamat akun PP di PayPal WishList, terdapat nama negara yang diijinkan menggunakan program ini. PP sendiri memanfaat kan FB, melihat pengguna FB yang semakin lama semakin bertambah.
Untuk mendaftar ke program ini cukup mudah, cuma dibutuhkan dua akun. Akun pertama akun FB dan akun kedua adalah akun PP. Jika sudah merasa memiliki dua akun ini langsung aja klik di sini untuk menciptakan wishlist yang baru. Jika belum, silahkan di buat dulu di FB dan PP. Smuanya gratis.
Brapa yang di dapat, pastinya bukan langsung $100. Sewaktu mendaftar kita telah mendapat 1 dolar. Bila ada kawan kita yang mandaftar melalui undangan kita, maka kita memperoleh 1 dolar lagi. Begitu seterusnya. Tapi jangan berharap seperti MLM hehehehehe.... Anda tidak akan memeperoleh komisi dari kawan yang bergabung melalui undangan kawan anda. Jumlah maksimum earning juga dibatasi yaitu $100 dolar untuk 1 akun PP/FB
Jangka waktu earning dari 16 November - 31 Desember 2009 (wah... udah telat juga awak..). Pembayaran akan dilakukan setelah habis masa prosmosi tadi, dan ga lewat dari 28 Februari 2010. Smua detailnya dapat anda liat di terms and conditions.
So, make a wish for make some money with PayPal WishList
Ini merupakan sebuah nama ekstensi yang aku temukan di salah satu flashdisk (FD) kawan. Kondisinya, semua data ilang dan kemudian muncul sebuah Folder000 dan berisikan ratusan file dengan ekstensi CHK. Awalnya sempat terfikir bahwa ini ulah virus, cuma berhubung telah di scan dengan AV yang beraneka ragam baik lokal maupun interlokal (kok macem nelpon ya..??!?!? hehehehehe...) tidak nunjukin gejala kehadiran virus dkk.
Usut punya usut melalui mbah Google, akhirnya ketauan bahwa ini merupakan akibat flashdisk mengalami semacam badsector (salah satunya karena keseringan cabut tanpa safely remove). Sedangkan folder berikut ekstensi itu yang buat adalah OS sendiri (dalam kasus kemarin tersangkanya adalah Windows). Dengan kata lain, seluruh file yang tersimpan dalam FD tidak ilang. Cuma ekstensinya dan nama filenya saja yang berubah. Lebih kurang klo ga salah ingat salah satu contoh nama filenya adalah FILE0010.CHK
Untuk membuat dia kembali seperti sedia kala cukup mudah, ganti aja ekstensi CHK sesuai dengan ekstensi yang benar. Pertanyaannya muncul adalah "Bagaimana cara kita tahu ekstensi yang benar...???". Ada dua cara, pertama adalah try and error... hehehehe... ini buat anda yang emang sangat lagi ga ada kerjaan.
Cara yang kedua adalah dengan memanfaatkan bantuan software seperti UnCHK atau FileCHK. Jika ditanya mana yang lebih baik, opsi kedua tentunya. Berhubung untuk opsi 1, belum cukup banyak ekstensi yang di dukung seperti [dot]mpeg misalnya. Sewaktu kami coba, file dengan ekstensi [dot]mpeg bikin UnCHK terdiam membisu dan harus dijalankan ulang. Kemudian UnCHK tidak menyediakan fasilatas pergantian nama cuma pergantian ekstensi saja. Jadi, bisa dibilang dua kali kerja. Untuk lebih lengkapnya bisa langsung ke tkp melalui link ini.
Always safely remove to safely your FD longer..
Usut punya usut melalui mbah Google, akhirnya ketauan bahwa ini merupakan akibat flashdisk mengalami semacam badsector (salah satunya karena keseringan cabut tanpa safely remove). Sedangkan folder berikut ekstensi itu yang buat adalah OS sendiri (dalam kasus kemarin tersangkanya adalah Windows). Dengan kata lain, seluruh file yang tersimpan dalam FD tidak ilang. Cuma ekstensinya dan nama filenya saja yang berubah. Lebih kurang klo ga salah ingat salah satu contoh nama filenya adalah FILE0010.CHK
Untuk membuat dia kembali seperti sedia kala cukup mudah, ganti aja ekstensi CHK sesuai dengan ekstensi yang benar. Pertanyaannya muncul adalah "Bagaimana cara kita tahu ekstensi yang benar...???". Ada dua cara, pertama adalah try and error... hehehehe... ini buat anda yang emang sangat lagi ga ada kerjaan.
Cara yang kedua adalah dengan memanfaatkan bantuan software seperti UnCHK atau FileCHK. Jika ditanya mana yang lebih baik, opsi kedua tentunya. Berhubung untuk opsi 1, belum cukup banyak ekstensi yang di dukung seperti [dot]mpeg misalnya. Sewaktu kami coba, file dengan ekstensi [dot]mpeg bikin UnCHK terdiam membisu dan harus dijalankan ulang. Kemudian UnCHK tidak menyediakan fasilatas pergantian nama cuma pergantian ekstensi saja. Jadi, bisa dibilang dua kali kerja. Untuk lebih lengkapnya bisa langsung ke tkp melalui link ini.
Always safely remove to safely your FD longer..

